TIMES KALSEL, JAKARTA – Rusia menyatakan dukungan penuhnya terhadap pemerintah Venezuela yang baru, menyusul pelantikan Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara negara tersebut.
Pernyataan ini dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia pada Selasa (6/1.2026), sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat dan pemerintahan Caracas.
"Kami menegaskan kembali solidaritas Rusia yang tak tergoyahkan dengan rakyat dan pemerintah Venezuela," tegas pernyataan resmi Kemlu Rusia. Pihaknya juga mendoakan kesuksesan Rodriguez dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi Venezuela saat ini.
Rusia menekankan pentingnya meredakan eskalasi krisis dan mendorong penyelesaian masalah melalui dialog serta penghormatan terhadap norma hukum internasional, khususnya Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
"Amerika Latin dan Karibia harus tetap menjadi kawasan damai. Pembangunan berdaulat negara-negara di kawasan tersebut harus dijamin," ungkap pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, Kemlu Rusia menegaskan bahwa Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan masa depannya sendiri tanpa campur tangan eksternal yang merusak. Pernyataan ini secara tidak langsung mengkritik intervensi Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
Delcy Rodriguez, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden dan Menteri Perminyakan, secara resmi dilantik sebagai pemimpin sementara pada Senin (5/1/2026), setelah operasi militer AS yang menangkap Maduro dan istrinya. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Rusia Dukung Penuh Pemerintahan Sementara Venezuela di Bawah Delcy Rodriguez
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Faizal R Arief |